Menjelajah Sekolah Favorit di Banda Aceh

Nurlaila telah memilihkan SMA yang difavoritkannya kepada anaknya yang baru saja menyelesaikan pendidikan di bangku SMP. Budi begitu panggilan anak bungsunya telah didaftarkan pada SMAN 10 Banda Aceh atau lebih dikenal dengan SMA Fajar Harapan.

Tentu pilihan itu tidak serta merta dijatuhkan Laila kepada buah hatinya. SMAN Fajar Harapan Banda Aceh dikenal telah menelurkan ratusan penerus bangsa yang kompeten. Kasat matanya menambah keyakinannya. SMAN Fajar Harapan merupakan salah satu SMA yang berhasil meluluskan 100 persen siswanya dalam Ujian Nasional (UN) di setiap tahun. Bahkan pada 2009 ini, SMA tersebut meraih rangking ketiga UN dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 54,30.

Budi tak dapat menolak pilihan ibunya. Pasalnya, keinginan melanjutkan di sekolah tersebut telah lama ditorehnya. Banyak siswa-siswi yang berhasil bertarung hingga di ranah nasional, bahkan di level internasional.

Tentu saja, dia tak ingin menyaksikan saja torehan prestasi tersebut. Bermodal nilai yang katanya lumayan dan modal IQ yang juga tak pas-pasan, dia ingin bersaing dengan ratusan calon siswa lainnya yang juga ingin bersekolah di SMA Fajar Harapan. “Kata teman-teman, mereka pada mau sekolah di Fajar Harapan semua. Tentu saya juga pengenlah. SMA itu favorit saya,” ujar alumni SMP 1 Banda Aceh ini.

Sekolah favorit, sebenarnya bagi Dinas pendidikan Kota Banda Aceh, istilah ini tidak pernah digunakan. Wakil ketua Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2009/2010 Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Drs Munir Kamis (2/6) menyebutkan, Dinas pendidikan Kota Banda Aceh tidak pernah memfavoritkan Sekolah mana pun baik dari tingkat SD, SMP, bahkan hingga SMA.

Pasalnya, memfavoritkan salah satu SMA katanya dapat menjatuhkan SMA lain. Padahal idealnya, SMA yang tidak termasuk dalam kategori favorit itu dapat memacu motivasi mereka untuk membangun kapasitas siswanya. Namun melihat kondisi psikologi masyarakat yang sangat labil, Dinas pendidikan tidak pernah menambatkan gelar favorit itu.

Pun demikian, Munir tidak bisa memungkiri besarnya animo masyarakat pada sekolah tertentu. Sebut saja di ranah SMP, animo masyarakat lebih tertuju pada SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 6, dan SMPN 7 Banda Aceh. Di ranah SMA, pada umumnya masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan anaknya di SMAN Modal Bangsa, SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, SMAN 10 Fajar Harapan, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 4 Banda Aceh. Sementara itu diranah SD, SD Percontohan Lamlagang, 16 SD Inti yang ada di Banda Aceh menjadi favorit masyarakat kepada anak-anaknya.

Jumlah calon siswa-siswi yang mendaftarkan dirinya pada sekolah yang disebutkan tadi tak dipungkiri banyaknya. Bahkan, sebut saja seperti SMA Modal Bangsa, permintaannya melebihi formulir yang ada. Begitu juga dengan sekolah-sekolah lain yang difavoritkan oleh warga Banda Aceh.

Ditanyai mengenai mutu yang ditoreh sekolah itu, secara langsung Munir tidak berani mengatakan mutunya jauh lebih baik dari SMA lainnya yang ada di Banda Aceh bahkan dengan SMA yang ada di Aceh lainnya. “Favorit itu kan bagi masyarakat, biarkanlah masyarakat yang menilainya,” jelas Munir.[003]


Print   Email