Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Gelar Fatih E-Learning
Sekolah Teuku NyakArif Fatih Bilingual School Banda Aceh menggelar program Fatih E-Learning sehubungan dengan keluarnya surat edaran Plt. Gubernur Aceh Minggu (15/3/2020) nomor 440/4989 terkait instruksi Pelaksanaan Kegiatan Mengajar di Rumah.
Program ini dibuka oleh Perwakilan Yayasan Teuku Nyak
Arif Fatih Bilingual School, Mustafa Cakallioglu dengan mengadakan persiapan
awal yang diikuti oleh seluruh guru, staf, dan karyawan. Mustafa berharap agar
Fatih E-Learning dapat menjadi media
efektif bagi guru dan siswa-siswi untuk tetap dapat melakukan proses
pembelajaran selama masa karantina mandiri.
Selanjutnya, pihak manajemen sekolah memberikan pembekalan kepada seluruh guru SD-SMP-SMA Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School mengenai Fatih E-Learning yang dilaksanakan di ruang simposium Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, yang berada di kawasan Darussalam, Banda Aceh.
Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan hingga siang hari
tersebut, memaparkan tentang penggunaan platform Google Classroom dan Zoom
sebagai media efektif yang dapat digunakan oleh semua guru. Tidak hanya itu seluruh
guru juga melakukan simulasi dengan menggunakan platform tersebut meliputi
bagaimana cara membuat kelas berbasis daring, cara menyampaikan atau
melampirkan materi, membuat penugasan, membuat google form, membuat jadwal pertemuan kelas dan prosedur
pelaksanaan online meeting.
Persiapan Fatih E-Learning ini juga terdiri dari pembuatan akun email yang bersifat resmi kepada seluruh siswa-siswi SD-SMP-SMA Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School. Dengan pembuatan akun email tersebut, diharapkan para siswa dapat lebih mudah dalam mengakses kedua platform yang telah disepakati.
Selanjutnya, program Fatih E-Learning ini resmi dilaksanakan pada
hari Rabu (18/3/2020) dengan jadwal yang telah
dipersiapkan. Setiap guru juga mengirimkan link daily program routine untuk mengecek aktivitas harian setiap siswa.
Aktivitas tersebut meliputi, kegiatan shalat fardhu, shalat sunnah dhuha,
membaca buku, bersalawat minimal 100 kali,
dan beberapa rutinitas harian lainnya. Program E-Learning ini diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan
bersama keluarga yang efektif dengan belajar dan melakukan berbagai kegiatan
aktivitas harian bersama orang tua di rumah.
Selama proses karantina mandiri ini, pihak sekolah tidak
hanya melaksanakan program E-Learning
bagi siswa-siswi di rumah, tetapi juga melaksanakan sterilisasi lingkungan
sekolah dan pihak sekolah juga berharap agar siswa beserta keluarganya untuk
tidak melakukan perjalanan ke luar kota dan keluar negeri untuk sementara
waktu.
Rotasi waktu yang begitu cepat, kembali membawa kita
menemui hari-hari di penghujung Rajab. Sebagaimana yang kita ketahui, terdapat
sebuah peristiwa bersejarah di penghujung Rajab yang senantiasa diperingati
oleh umat muslim di seluruh dunia. Peristiwa bersejarah tersebut jatuh pada
tanggal 27 Rajab dan kini dikenal sebagai peringatan hari Isra’ Mi’raj Nabi
Muhammad SAW.
Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa dimana
Baginda Rasulullah diperjalankan oleh Allah dari Masjidil Haram ke Masjidil
Aqsa, kemudian dilanjutkan berpergian dengan menaiki buraq ke Sidratul Muntaha
(langit tertinggi) untuk menerima perintah salat. Hal ini diabadikan dalam
kitab suci Al-Qur’an pada permulaan surat Al-Isra. “Maha suci Allah yang telah
memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke
Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan
kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah
Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Q.S. Al Isra: 1).
Salat menjadi ibadah utama umat Islam yang wajib
dikerjakan sejak peristiwa Isra’ Mi’raj telah dialami oleh Baginda Rasulullah
SAW dulu. Salat inilah yang membedakan antara orang-orang yang beriman dengan
orang-orang yang kafir. Jika di kalangan masyarakat masih terdapat orang-orang
yang salat, tetapi masih melakukan perbuatan mencuri, korupsi, atau bahkan
sampai hati membuang bayi, maka sungguh salat mereka harus dipertanyakan lagi.
Dalam Surat An-Nisa Allah telah melarang kita untuk
tidak melakukan salat dalam keadaan tidak benar. “Wahai orang-orang yang
beriman! Janganlah kamu mendekati salat, ketika kamu dalam keadaan mabuk,
sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan. . .” (QS.An-Nisa 4:43). Salat
yang dikerjakan dalam keadaan lalai dan tidak sadar, hanya akan mendatangkan
celaka dan sia-sia. Mengenai celakanya orang – orang yang salat telah
ditegaskan oleh Allah SWT dalam Firman-Nya pada surah Al-Ma’un, ayat ke 4 dan
ke 5. “Maka celakalah orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai
dalam salatnya.” (QS. Al-Ma’un: 4-5).
Seseorang yang benar-benar mengerjakan salatnya dengan
baik, akan mampu mencegah diri untuk tidak melakukan perbuatan yang keji. Hal
ini disebutkan dalam Firman Allah dalam surat Al-Ankabut pada ayat yang ke 45.
“ . . . dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan)
keji dan mungkar. . .” (QS. Al-Ankabut: 45).
Seseorang yang mampu mengerjakan salat nya dengan baik
juga tidak akan pernah putus asa dengan masalah hidup, seperti keadaan financial yang
terpuruk atau penyakit yang diidapnya. Mereka yang khusyuk dalam salatnya akan
senantiasa meminta pertolongan Allah. Mereka tidak akan pernah melakukan
perbuatan mencuri, korupsi, atau bahkan membuang bayi, seperti yang telah
disebutkan di atas. Hal ini disebabkan oleh keteguhan mereka yang telah
menjadikan salat dan sabar sebagai penolong di dalam hidup, sebagaimana
perintah Allah dalam Surat Al-Baqarah. “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai
penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi
orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan
menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (QS. Al-Baqarah:
45-46)
Abu Sangkan, dalam karyanya yang berjudul Pelatihan
Shalat Khusyu, memberikan statement bahwa salat merupakan
pertemuan hamba dengan Allah tanpa perantara. Pernyataan dari Abu Sangkan
tersebut menegaskan bahwa di dalam salat, kita telah berjumpa dan berkomunikasi
secara langsung dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Ini hanya dapat dilakukan oleh
mereka yang beruntung, yaitu mereka yang khusyuk dalam shalatnya. Hal tersebut
terdapat terpaparkan dalam Firman Allah pada surat Al-Mu’minun, ayat ke 1 dan
ke 2. “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang
khusyuk dalam shalatnya.” (QS.Al-Mu’minun:1-2)
Mekanisme salat 5 waktu sehari semalam yang kita
jalankan sehari-hari akan menjadi alat yang paling efektif untuk memelihara
rohani jika dilakukan dengan benar dan khusyuk. Adapun hal yang pertama yang
harus kita lakukan saat ingin melakukan ibadah salat adalah menghadirkan hati,
pikiran, dan tumakninah (tenang). Jangan biarkan hati dan pikiran sekali-kali
dapat terbang bebas melayang ke tempat-tempat lain selain Allah. Yakinkan hati
dan pikiran bahwa kita sedang melihat Allah atau Allah sedang melihat kita.
Jika hal ini dapat dilakukan di dalam salat, maka jalinan komunikasi dengan
Sang Pencipta pun akan berjalan dengan baik.
Hal yang kedua yang wajib diperhatikan saat kita
mengerjakan shalat adalah mengenai bacaan salat. Bacaaan salat harus diucapkan
dengan benar, jelas, dan tartil (perlahan-lahan dan tidak terburu-buru). Hal
ini dapat menambah rasa kekhusyukan dalam salat, terlebih lagi jika kita mampu
mentadaburinya (memahami) bacaan – bacaan yang terdapat di dalam salat
tersebut.
Adapun hal selanjutnya yang harus kita perhatikan
adalah gerakan shalat. Saat kita mengerjakan shalat, maka lakukanlah
gerakan-gerakan shalat yang benar dan tidak terburu-buru. Gerakan-gerakan salat
yang terburu-buru hanya dapat menghilangkan kekhuyukan salat. Tindakan itu juga
dapat memancing seorang hamba untuk menjadi seorang pencuri di dalam salat,
sebagaimana hadist berikut ini. “Pencuri yang paling jelek adalah orang
yang mencuri shalatnya.” Setelah ditanya maksudnya, beliau menjawab: “Merekalah
orang yang tidak sempurna rukuk dan sujudnya.” (HR. Ibn Abi Syaibah,
Thabrani, Hakim, dan dishahihkan Ad-Dzahabi).
Peringatan hari Isra’ Mi’raj 1441 H yang jatuh pada
hari ini, dapat menjadi momentum untuk berefleksi diri. Apakah sudah sempurna
ibadah salat kita selama ini? Semoga Allah menggolongkan kita ke dalam
orang-orang yang beruntung, yaitu orang-orang yang baik dan khusyuk dalam salatnya.
Keseruan Family Gathering SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual
Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh melaksanakan program “Family Gatering 2020” pada Sabtu (07/03/2020). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi dan wali murid kelas 1-6 SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, guru, dan staf Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School.
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini, dibuka
oleh Kepala Sekolah SD Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Maelani,
S.Pd.I., di depan area bermain SD Teuku Nyak Arif Fatih yang berada di
kawasan Darussalam, Banda Aceh.
Maelani mengapresiasi seluruh wali murid Sekolah Teuku
Nyak Arif Fatih Bilingual School yang telah berhadir. Ia juga berharap bahwa
program “Family Gatering 2020” dapat membangun dan menjalin hubungan serta komunikasi
yang erat di antara pihak sekoah dan para orang tua siswa.
Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan ini meliputi beberapa permainan, yang terdiri dari permainan anak-anak dan keluarga, seperti permainan, merangkai bangunan melalui pipet, buldozer dan bakiak. Untuk kategori permainan anak-anak, terdiri dari estafet pipet dan estafet karet. Program ini diakhiri dengan makan siang bersama di ruang semi ourdoor SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School. Untuk memeriahkan hari kebersamaan tersebut, di akhir acara pun dilakukan penarikan undian doorprize yang terdiri dari tumbler, portable fan, mangkok, dan berbagai macam hadiah lainnya. Semoga program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya
Alhamdulillah, 4 siswi SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School lolos seleksi KSN (Kompetisi Sains Nasional) Tingkat kabupaten/Kota Madya untuk Jenjang SMA se-Kota Banda Aceh dan akan mewakili Kota Banda Aceh ke KSN-P (Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi Aceh)
Kami Mengucapkan selamat dan rasa bangga kepada:
🥇Mashita Mutiara Meutuah Juara 1 Kebumian
🥈Raisha Adilla Maharani Juara 2 Kebumian
🥈Amanda Nurul Izzah Juara 2 Informatika
🥉Vanessa Gabriela Kwok juara 3 Matematika
Selamat dan semangat belajar untuk menghadapi KSN-P semoga jalan kalian dimudahkan dan dilancarkan sampai KSN di tingkat nasional dan tingkat Internasional nanti dan meraih medali.
Juara-juara KSN tingkat kota tersebut sudah dipersiapkan dengan program-program seperti belajar mandiri, olimp camp di semarang selama 3 minggu dengan tim pengajar dari Eduversal, olimp camp di sekolah serta kegiatan intensif dengan pengajar-pengajar yang sudah ditunjuk dan berpengalaman dalam bidangnya.
Alhamdulillah latihan dilakukan selama ini memberikan hasil yang sesuai harapan. Hal ini tak terlepas dari dukungan pihak sekolah terutama guru, guru pembimbing serta orang tua.
Alhamdulillah, 4 siswi SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School lolos seleksi KSN (Kompetisi Sains Nasional) Tingkat kabupaten/Kota Madya untuk Jenjang SMA se-Kota Banda Aceh dan akan mewakili Kota Banda Aceh ke KSN-P (Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi Aceh)
Welcome back and a big congratulations to our students joining The World Scholars Cup Medan Round 2020 held by Chandra Kumala School Medan, February 27-28th, 2020.
Kompetisi Bahasa Inggris HIPPO adalah kompetisi yang mempromosikan bahasa Inggris dan mengajak siswa-siswi di seluruh dunia untuk bersaing dalam pengetahuan berbahasa Inggris. Kompetisi ini terbuka untuk semua siswa-siswi mulai dari SD-SMA.
Tujuan utama kompetisi ini adalah untuk menciptakan dan memelihara hubungan persahabatan, pemahaman internasional dan semangat daya saing antara siswa-siswi yang tertarik dengan bahasa Inggris dari seluruh dunia.Kompetisi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar guru, mendorong pengembangan rasa identitas dan integrasi bersama.
Kompetisi HIPPO juga telah diselaraskan dengan Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR), kualifikasi bahasa Inggris yang diakui secara internasional dan setara, yang digunakan di seluruh Olimpiade. Kualifikasi ini ditujukan untuk kandidat yang bukan penutur asli bahasa Inggris dan yang ingin mencapai kualifikasi bahasa Inggris berkualitas tinggi yang diakui secara internasional dan di seluruh dunia.
SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh memiliki kesempatan menjadi tuan rumah untuk Babak Penyisihan Kompetisi Bahasa Inggris HIPPO 2020.
Kompetisi ini diadakan pada tanggal 8 Februari 2020 di SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School.
Siswa-siswi Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School ikut serta dalam kompetisi ini dimana pesertanya mulai dari SD-SMP. Mereka terlihat sangat antusias dalam mengikuti kompetisi ini.
SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School mendapatkan kesempatan kedua kalinya sebagai tuan rumah dalam kompetisi “HIPPO SEMIFINAL ROUND” yang mana kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2020.
Semoga program ini akan membawa dampak positif dan meningkatkan motivasi seluruh siwa-siswi dalam berkompetisi berbahasa Inggris.
Ulasan Buku “Semua Bisa Ber-Aksi” | Oleh Nurhasanah, S.Pd.
Buku ini ditulis dengan tujuan
untuk memberikan evaluasi singkat mengenai tindakan korupsi yang terjadi dan mengkampanyekan
pemberantasan tindakan korupsi kepada berbagai lapisan masyarakat, dari tingkat
pelajar hingga orang tua. Dengan adanya pemahaman yang sama mengenai tindakan
korupsi, maka pemberantasan korupsi akan lebih mudah untuk dilaksanakan.
Pembahasan buku ini diawali tiga poin penting yang menjadi bukti bahwa negara
Indonesia sejatinya merupakan negara yang kaya. Tiga poin penting tersebut
terdiri dari penduduk yang banyak, wilayah yang luas serta strategis, dan
sejarah yang besar. Hal ini merupakan faktor pendukung untuk mendirikan sebuah
negara yang makmur. Namun, mengapa Indonesia masih saja menjadi salah satu
negara yang tidak maju, dan bahkan tingkat kemiskinan penduduknya semakin
bertambah?
Korupsi merupakan salah satu
penyebab utama yang membuat sebagian besar rakyat Indonesia tidak dapat hidup sejahtera
dan makmur. Di dalam buku ini, para pembaca akan mengetahui definisi korupsi,
penyebab, dan dampaknya secara jelas. Penulis juga mengajak pembaca untuk
kembali melihat sejarah besar Indonesia, kekayaan alam dan budayanya secara
singkat. Salah satu hal yang sangat ditekankan oleh buku ini adalah mengenai strategi
pemberantasan korupsi, yang meliputi strategi represif, strategi perbaikan
sistem, serta strategi edukasi dan kampanye, yang dapat dilaksanakan di dalam kehidupan
sehari-hari. Selain itu, buku ini juga mengajak pembaca untuk beraksi
memberantas korupsi dengan cara yang mudah dan menyenangkan. “Pemberantasan
korupsi bisa dikatakan mudah karena pada dasarnya sederhana saja. Masyarakat
bisa memberikan kontibusi sesuai kapasitasnya. Perlu dicata, pemberantasan
korupsi tidak hanya face to face dengan koruptor, tetapi juga menyangkut
perilaku sehari-hari. Selain mudah, pemberantasan korupsi juga menyenangkan.
Sebab, seperti halnya permainan yang di dalamnya berisi tantangan, begitu pula
dengan pemberantasan korupsi.”(Halaman 63)
Ada beberapa kelebihan yang terdapat di buku ini. Buku ini ditampilkan secara apik dengan beragam warna, desain latar halaman yang menarik, gambar dan grafik animasi, yang membuat para pembaca tidak jenuh membacanya kendatipun tema yang ditampilkan cukup berat. Bahasa yang digunakan juga tidak terlalu sulit untuk dipahami, sehingga memudahkan hal yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Fakta-fakta dari sumber terpercaya yang kembali ditulis, menjadi nilai lebih, untuk mendukung maksud penulis dalam menyampaikan kampanye anti korupsinya. Keunggulan lainnya adalah, buku ini mampu menyuguhkan pertanyaan-pertanyaan yang mampu membuka pikiran pembaca untuk lebih kritis dalam kehidupan-sehari, khususnya untuk hal-hal yang menjurus kepada tindakan korupsi. Tidak hanya itu, buku ini juga menampilkan daftar istilah hukum dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi.
“Ingat aja guru sama orang tua yang udah doain, yang
udah ngajarin. Masak mau ngecewain mereka dengan nilai rendah. Kan kalau nilai
kita tinggi, otomatis kita akan banggain mereka. Mereka udah ngajar
capek-capek, kan terbayarkan.”
Itulah motivasi sang finalis OSN Matematika tahun 2019
di Yogyakarta, salah satu perwakilan dari Aceh yang masih aktif bersekolah di
SMP Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School. Hafiza Abdul, itulah namanya. Sejak
dari SD, Putri dari pasangan Abdul Muis dan Nurlela ini sudah antusias dalam
mengikuti perlombaan, makanya tidaklah heran, dengan usahanya yang keras dia
sudah menyabet berbagai prestasi, khususnya di bidang matematika. Dia mendapat
medali perunggu di TIMO (Thailand International Mathematics Olympiad), medali
perak di SEAMO (South East Asian Mathematics Olympiad), dan dia juga menjuarai
cerdas cermat dan kompetisi-kompetisi matematika yang diadakan di tingkat Kota
Banda Aceh maupun Provinsi Aceh.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini sekarang duduk di
bangku kelas IX dan dia telah menjadi siswi olimpiade matematika semenjak kelas
VII. Alasannya mengikuti olimpiade matematika awalnya hanya sekedar untuk mendapatkan
piala. Setelah itu, dia pun termotivasi untuk mendapatkan sertifikat dalam
persiapannya menuju tingkat Pendidikan yang lebih tinggi. Tapi setelah terjun
lebih dalam ke dunia olim, si pecinta buku fiksi ini berpikir mengikuti olimpiade
matematika itu bagus karena dia bisa lebih menguasai pelajaran itu sehingga
mudah baginya untuk memahami pelajaran tersebut dan menjawab soal di ujian. Dengan
mengikuti olimpiade dia juga merasa sangat senang karena bisa mempelajari
pelajaran yang dia sukai, yang dia anggap adalah passion-nya.
Selama belajar di SMP Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual
School, Hafiza mengikuti camp olimpiade yang intensif. Beberapa kali dia juga
berkesempatan untuk mengikuti camp yang diadakan di Semarang dan di Jakarta.
Karena kegiatan itu, dia harus rela meninggalkan banyak pelajaran dan mengejar
ketertinggalannya dengan belajar sendiri atau bertanya kepada teman dan guru.
Akan tetapi di balik itu, banyak sekali hal-hal baru yang ia dapatkan apalagi
ketika mengikuti camp di luar kota. Dia tidak hanya mendapatkan ilmu banyak
tentang matematika tapi juga temanan dan pengalaman baru. Yang paling lucu
baginya adalah teman-temannya dari daerah lain itu mempunyai aksen dan dialek
bicara yang berbeda dengannya.
“Gaya ngomong mereka itu beda kali dengan yang di
Aceh. Mungkin kita ngomongnya, aku-qe, mereka ngomongnya aku-kamu.
Dan disitu saya baru tahu kalau mereka gak tahu apa itu pipet, mereka
gak tahu apa itu bon-bon. Mereka bilangnya sedotan, permen,
temen bukan kawan gitu.”
Akan tetapi dibalik kegembiraan yang dialaminya selama
mengikuti olimpiade apalagi ketika mendapat medali, tidak jarang pula Hafiza mengalami
kegagalan dan merasa sedih. Bahkan dia bisa mengalaminya sampai lebih dari dua
minggu. Lalu apa yang dilakukannya?Di saat itu dia memotivasi dirinya
dengan mengingat kembali niat dan tujuannya. Dia mengingat orang tuanya yang
sudah mendoakannya, dan gurunya yang sudah mengajarkannya. Dia juga melihat teman
sekaligus rivalnya dari sekolah lain dan menganggap mereka masih bisa belajar,
lalu mengapa dia tidak bisa? Itulah yang membuatnya bangkit kembali.
Untuk ke depannya, gadis yang bercita-cita ingin
kuliah di jurusan Teknik ini mempunyai rencana untuk mengikuti olimpiade lagi
ketika SMA dan bisa meraih medali di tingkat KSN. Tidak hanya itu, dia juga
ingin mengikuti sebuah projek science.
Nah, itulah kisah Hafiza Abdul, siswi yang penuh
prestasi di dunia peroliman matematika. Mungkin di antara kalian yang membaca
ada yang sedang mengikuti olim atau ingin mengikutinya, berikut ini adalah
pesannya, “Jangan berleha-leha ketika kalian sudah diberi kesempatan untuk
mengikuti olim. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Semua orang punya passion,
ketahui dulu apa passionnya. Kalau ingin masuk olim, berarti harus ada effort
juga.”
“Community Service” mushola Fatur Mubin Lapangan Tugu Darussalam Banda Aceh
OSIS SMP dan SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh mengadakan kegiatan ” Community Service ” di mushola Fatur Mubin Lapangan Tugu Darussalam Banda Aceh
Kegiatan yang di lakukan pada program Community Service kali ini adalah membersihkan ruangan musala, toilet, dan lingkungan sekitarnya. Anak-anak Osis Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School terlihat sangat antusias dan semangat dalam mengerjakan bagian pekerjaan mereka.
Kegiatan ini diadakan dengan tujuan agar seluruh Siswa Osis Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School memiliki rasa kesadaran dan peduli terhadap sesama untuk menjaga dan mencintai lingkungan disekitarnya, juga untuk menumbuhkan rasa kekompakan, tolong menolong, serta menumbuhkan jiwa sosial terhadap diri mereka sendiri.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan Siswa Osis Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dapat menjalankan silaturahmi dengan masyarakat disekitarnya dan tidak hanya sampai disini saja, semoga untuk kedepannya Osis Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School menjalankan program-program yang lebih baik lagi.
Di akhir kegiatan Community Service_, Ms. Nikmah, S.Pd selaku Pembina Osis dan Vella Ataqie selaku ketua Osis memberikan perlengkapan salat, jam dinding, dan box tisu kepada pengurus musala agar dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk beribadah di musala tersebut.
Di kalangan civitas sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual
School, nama
Aqila Asmasyaza Audriya semakin dikenal. Pasalnya, remajaasal Banda
Aceh ini, berhasil menorehkan sebuah prestasi dalam ajang kompetisi Madrasah for Religion, Science,
Sport, Art, and Language (MARSSAL) ke-6 untuk kategori Spelling Bee. Kegiatan ini telah dilaksanakan di sekolah MTsN 1
Model Banda Aceh pada tanggal 24 Februari 2020 yang merupakan hari pertama
perhelatan MARSSAL ke-6 tersebut. Aqila sukses menduduki posisi pertama dalam
perlombaan berskala provinsi tersebut, setelah bersaing bersama 42 peserta dari
berbagai sekolah lainnya. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah,
tetapi juga dapat menginspirasi adik-adik kelas Aqila yang berada di SD Teuku
Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh.
Remaja berusia 11 tahun ini,
sedang menyelami
pendidikannya di bangku 5 SD
Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh setelah Ia menyelesaikan
pendidikannya di TK Cut Mutia Banda Aceh. Gadis cilik kelahiran 01 Februari
2009 tersebut senantiasa membaca di sela-sela waktunya. Menurutnya, membaca
adalah salah
satu kunci untuk meningkatkan
wawasan dan melihat dunia lebih luas. Aqila yang juga memiliki bakat untuk menggambar
kreasi manga ini merupakan putri sulung dari dr. Syamsul Rizal, Sp.BP-RE dan
dr. Rezania Razali, M. Biomed. Ia juga senantiasa memiliki semangat yang tinggi
untuk belajar dan meneruskan jejak kedua orangtuanya sebagai seorang dokter di
masa depan. Di tahun sebelumnya, Aqila pernah tercatat menorehkan prestasi
sebagai juara ketiga untuk kategori yang sama di acara tahunan MTsN Model yang
bertajuk MARSSAL ini.
Di kalangan civitas sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual
School, nama
Aqila Asmasyaza Audriya semakin dikenal. Pasalnya, remajaasal Banda
Aceh ini, berhasil menorehkan sebuah prestasi dalam ajang kompetisi Madrasah for Religion, Science,
Sport, Art, and Language (MARSSAL) ke-6 untuk kategori Spelling Bee. Kegiatan ini telah dilaksanakan di sekolah MTsN 1
Model Banda Aceh pada tanggal 24 Februari 2020 yang merupakan hari pertama
perhelatan MARSSAL ke-6 tersebut. Aqila sukses menduduki posisi pertama dalam
perlombaan berskala provinsi tersebut, setelah bersaing bersama 42 peserta dari
berbagai sekolah lainnya. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah,
tetapi juga dapat menginspirasi adik-adik kelas Aqila yang berada di SD Teuku
Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh.
Remaja berusia 11 tahun ini,
sedang menyelami
pendidikannya di bangku 5 SD
Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh setelah Ia menyelesaikan
pendidikannya di TK Cut Mutia Banda Aceh. Gadis cilik kelahiran 01 Februari
2009 tersebut senantiasa membaca di sela-sela waktunya. Menurutnya, membaca
adalah salah
satu kunci untuk meningkatkan
wawasan dan melihat dunia lebih luas. Aqila yang juga memiliki bakat untuk menggambar
kreasi manga ini merupakan putri sulung dari dr. Syamsul Rizal, Sp.BP-RE dan
dr. Rezania Razali, M. Biomed. Ia juga senantiasa memiliki semangat yang tinggi
untuk belajar dan meneruskan jejak kedua orangtuanya sebagai seorang dokter di
masa depan. Di tahun sebelumnya, Aqila pernah tercatat menorehkan prestasi
sebagai juara ketiga untuk kategori yang sama di acara tahunan MTsN Model yang
bertajuk MARSSAL ini.
×
Hello!
Terima kasih telah berkunjung ke website Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School